Beranda

Halaman

Kamis, 24 Agustus 2023

Tingkatkan Kompetensi Guru, MGMP Sejarah Lampung Timur Laksanakan Pelatihan Media Pembelajaran


MGMP Sejarah Lampung Timur
(Sumber: Ade Prabowo) 


Tahun ajaran baru 2023/2024 terasa berkesan bagi guru-guru di Indonesia dengan diberlakukannya Kurikulum Merdeka. Dunia pendidikan yang terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Maka  kompetensi seorang guru dalam mengembangkan keprofesiannya diharapkan berkembang pula. 

Pada Kurikulum Merdeka pembelajaran dilaksanakan dengan paradigma baru baik menyangkut konten, proses maupun evaluasi pembelajaran. 

Terkait dengan pengembangan media pembelajaran yang berbasis digital MGMP Sejarah Lampung Timur mengadakan pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis Canva. Pelatihan ini dilaksanakan pada Kamis, 24 Agustus 2023 di SMA PGRI 2 Margatiga. 

Perlu diketahui, Canva merupakan platform yang dapat membawa guru dalam mendesak pembelajaran yang interaktif dan menarik. Penggunaan Canva juga dapat mendukung pembelajaran berdiferensiasi yang menjadi salah satu hal penting dalam Kurikulum Merdeka. 

Ida Nuryani, S.Pd sebagai pemateri dalam kegiatan ini menuturkan bahwa Canva memiliki fitur-fitur menarik yang dapat digunakan oleh guru dalam membuat presentasi pembelajaran. 

Kegiatan Pelatihan 
(Sumber: Adi Setiawan) 

"Apalagi dengan menggunakan belajar id, membuat desain media pembelajaran dalam Canva akan lebih beragam. Bapak/ibu guru juga dapat mendesain video pembelajaran menggunakan Canva ini" ujar Ida Nuryani, S.Pd. 

Kegiatan pelatihan diikuti oleh 37 anggota MGMP Sejarah Lampung Timur. Peserta nampak antusias dalam pelatihan ini. Maimanah, S.Pd sebagai salah seorang peserta menyatakan ternyata ada media presentasi yang lebih canggih selain Microsoft PowerPoint. Apalagi Canva dapat dengan mudah digunakan pada perangkat handpone. Dari pelatihan ini peserta berminat untuk menggunakan Canva dalam kegiatan mengajar di sekolahnya masing-masing terutama untuk presentasi bahan ajar. 

Sementara itu Drs. Setio Widodo, M.M. selaku Ketua MGMP Sejarah Lampung Timur menjelaskannya bahwa diadakannya pelatih media pembelajaran ini sebagai bagian dari penting kompetensi guru sejarah Lampung Timur dalam teknologi digital. 

Oleh karena Ketua MGMP Sejarah Lampung Timur mengajak kepada guru-guru sejarah agar terus mengembangkan kemampuan dalam mengajar. 

"Dengan media pembelajaran yang baik, tentunya akan membuat murid mudah dalam memahami materi pembelajaran" pungkasnya. 



Kontributor:

Adi Setiawan

Jumat, 18 Agustus 2023

Sejarah Masjid Taqwa Kota Metro

Oleh: Setio Widodo 


Masjid Taqwa Kota Metro (Sumber: Disporapar)


Setiap daerah pasti memiliki bangunan yang menjadi kebanggaan masyarakat sekitarnya,  seperti misalnya dengan kebanggaan masyarakat Indonesia yang memiliki Tugu Monas (Monumen Nasional), maka masyarakat kota Metro memiliki kebanggan terhadap Majid Taqwa. Dahulu sebelum terjadi pemekaran wilayah, Masjid Taqwa juga menjadi kebanggan masyarakat Lampung Tengah. Masjid Taqwa saat ini bukan hanya digunakan sebagai tempat sholat wajib saja, tetapi juga digunakan untuk kegiatan pengajian dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Masjid ini menjadi magnet bagi masyarakat Metro bahkan di luar Metro seperti Pekalongan, Batanghari, Sukadana,Punggur dan sebagainya untuk hadir beribadah di masjid yang terletak dijantung kota Metro itu. Bahkan bagi perantau yang jauh dari Metro, masjid ini juga menjadi salah satu hal yang membuat mereka kangen pulang ke Metro.  

Pada awal-awal perkembangan daerah Metro yang notabene adalah daerah transmigrasi dengan penduduk yang heterogen, masjid ini hanyalah sebuah bangunan seperti surau dengan luas sekitar 400 meter persegi, dengan nama Masjid Agung. Perkembangan berikutnya setelah meletusnya Pemberontakan G 30 S/PKI maka dibangunlah oleh Pemerintah Lampung Tengah bangunan masjid yang lebih refrenstatif. Masjid tersbut pada tanggal 21 Juli 1967 diubah namanya menjadi Masjid Taqwa Metro dan diresmikan oleh Mentri Agama RI K.H Ahmad Dahlan tanggal 23 Mei 1969. Perkembangan selanjutnya bangunan masjid beberapa kali mengalami penyempurnaan dan renovasi. Pada tanggal 27 Januari 2004  H.A Sajoeti selaku Ketua Dakwah Dan Pemeliharaan Masjid Taqwa menyerahkan pemeliharaan kepada Pemerintah Kota Metro. 

Pada tahun 2013 Pemerintah Kota Metro melakukan rehabilitasi total bangunan Masjid Taqwa. Walupun sempat mengundang kontraversi di kalangan umat Islam di Metro, rehabilitasi masjid tetap terus dilanjutkan. Pembangunan memakan waktu kurang lebih dua tahun yang kemudian diresmikan oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin pada tanggal 9 Mei 2015 bersamaan dengan pembukaan MTQ tingkat Provinsi Lampung di kota Metro. Perjalanan Masjid Taqwa menjadi bagian penting dari pekembangan keagamaan di kota Metro. Masjid yang terletak di Jl. Letjend Alamsyah Ratu Prawiranegara No . 1, Imopuro, Metro Pusat itu kini menjadi kebanggan masyarakat kota. Letak masjid yang berseberangan dengan Taman Kota atau yang dulunya Lapangan Merdeka semakin menambah keraimaian aktivitas masyarakat di sekitar masjid. Kota Metro Lampung. Sejak dahulu kedua fasilitas publik itu menjadi destinasi yang cukup familiar bagi anak-anak hingga orang dewasa. Karena beberapa kegiatan olahraga dapat dilakukan di area ini.

Kini Masjid Taqwa yang memiliki bangunan megah bersanding dengan Taman Kota Metro, dan pusat pemerintahan kota Metro, seperti Rumah Dinas Walikota, Rumah Dinas Wakil Walikota, Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Metro dan perkantoran yang lain, menjadi ikon kota Metro. Masjid yang memiliki luas sekitar 45 x 45 meter tersebut dapat dikatakan sebagai masjid termegah di Provinsi Lampung. Bangunan masjid terdiri atas dua lantai yang dapat menampung jamaah hingga 2000 orang. Salah satu ruangan di bawah kubah dilantai masjid digunakan untuk perpustakaan, dibelakang masjid dibangun kantor pengurus masjid dengan ruangan yang cukup representatif dilengkapi dengan beberapa kamar yang juga diperuntukkan bagi mahasiswa yang membantu mengurusi masjid. 

Bangunannya yang megah dan letaknya yang strategis tentunya membuat masjid ini memiliki daya tarik tersendiri, setiap hari banyak warga lokal dan pendatang yang berkunjung ke Masjid Taqwa untuk melaksanakan sholat, atau sekedar berfoto ria. Bagi anak-anak muda area Masjid Taqwa menjadi spot favorit untuk melakukan swafoto. Menara Masjid yang tinggi menjulang berdampingan dengan kubah masjid yang begitu kokoh memberikan kesan mentereng bagi yang melihatnya, untuk arsitektur bagian dalam masjid atap masjid dilukis menyerupai bentuk bunga dengan paduan warna yang indah. Dinding bagian barat masjid terdapat Kaligrafi bertuliskan lafadz Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Pada bagian luar terdapat lampu dengan lafadz  Asmaul Husna yang mengelilingi masjid sekaligus taman merdeka. Luasnya konstruksi masjid tentu membawa keistimewaan, banyak sisi ruang yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya.

 

Referensi:

Hartanto. Masjid Taqwa Metro dalam Kenangan dalam hartanto.wordpress.com

Nugraha, M. Catur. 2016. Masjid Taqwa Kota Metro Lampung dalam www.jelajahsumbar.com