Beranda

Halaman

Jumat, 18 Agustus 2023

Sejarah Masjid Taqwa Kota Metro

Oleh: Setio Widodo 


Masjid Taqwa Kota Metro (Sumber: Disporapar)


Setiap daerah pasti memiliki bangunan yang menjadi kebanggaan masyarakat sekitarnya,  seperti misalnya dengan kebanggaan masyarakat Indonesia yang memiliki Tugu Monas (Monumen Nasional), maka masyarakat kota Metro memiliki kebanggan terhadap Majid Taqwa. Dahulu sebelum terjadi pemekaran wilayah, Masjid Taqwa juga menjadi kebanggan masyarakat Lampung Tengah. Masjid Taqwa saat ini bukan hanya digunakan sebagai tempat sholat wajib saja, tetapi juga digunakan untuk kegiatan pengajian dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Masjid ini menjadi magnet bagi masyarakat Metro bahkan di luar Metro seperti Pekalongan, Batanghari, Sukadana,Punggur dan sebagainya untuk hadir beribadah di masjid yang terletak dijantung kota Metro itu. Bahkan bagi perantau yang jauh dari Metro, masjid ini juga menjadi salah satu hal yang membuat mereka kangen pulang ke Metro.  

Pada awal-awal perkembangan daerah Metro yang notabene adalah daerah transmigrasi dengan penduduk yang heterogen, masjid ini hanyalah sebuah bangunan seperti surau dengan luas sekitar 400 meter persegi, dengan nama Masjid Agung. Perkembangan berikutnya setelah meletusnya Pemberontakan G 30 S/PKI maka dibangunlah oleh Pemerintah Lampung Tengah bangunan masjid yang lebih refrenstatif. Masjid tersbut pada tanggal 21 Juli 1967 diubah namanya menjadi Masjid Taqwa Metro dan diresmikan oleh Mentri Agama RI K.H Ahmad Dahlan tanggal 23 Mei 1969. Perkembangan selanjutnya bangunan masjid beberapa kali mengalami penyempurnaan dan renovasi. Pada tanggal 27 Januari 2004  H.A Sajoeti selaku Ketua Dakwah Dan Pemeliharaan Masjid Taqwa menyerahkan pemeliharaan kepada Pemerintah Kota Metro. 

Pada tahun 2013 Pemerintah Kota Metro melakukan rehabilitasi total bangunan Masjid Taqwa. Walupun sempat mengundang kontraversi di kalangan umat Islam di Metro, rehabilitasi masjid tetap terus dilanjutkan. Pembangunan memakan waktu kurang lebih dua tahun yang kemudian diresmikan oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin pada tanggal 9 Mei 2015 bersamaan dengan pembukaan MTQ tingkat Provinsi Lampung di kota Metro. Perjalanan Masjid Taqwa menjadi bagian penting dari pekembangan keagamaan di kota Metro. Masjid yang terletak di Jl. Letjend Alamsyah Ratu Prawiranegara No . 1, Imopuro, Metro Pusat itu kini menjadi kebanggan masyarakat kota. Letak masjid yang berseberangan dengan Taman Kota atau yang dulunya Lapangan Merdeka semakin menambah keraimaian aktivitas masyarakat di sekitar masjid. Kota Metro Lampung. Sejak dahulu kedua fasilitas publik itu menjadi destinasi yang cukup familiar bagi anak-anak hingga orang dewasa. Karena beberapa kegiatan olahraga dapat dilakukan di area ini.

Kini Masjid Taqwa yang memiliki bangunan megah bersanding dengan Taman Kota Metro, dan pusat pemerintahan kota Metro, seperti Rumah Dinas Walikota, Rumah Dinas Wakil Walikota, Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Metro dan perkantoran yang lain, menjadi ikon kota Metro. Masjid yang memiliki luas sekitar 45 x 45 meter tersebut dapat dikatakan sebagai masjid termegah di Provinsi Lampung. Bangunan masjid terdiri atas dua lantai yang dapat menampung jamaah hingga 2000 orang. Salah satu ruangan di bawah kubah dilantai masjid digunakan untuk perpustakaan, dibelakang masjid dibangun kantor pengurus masjid dengan ruangan yang cukup representatif dilengkapi dengan beberapa kamar yang juga diperuntukkan bagi mahasiswa yang membantu mengurusi masjid. 

Bangunannya yang megah dan letaknya yang strategis tentunya membuat masjid ini memiliki daya tarik tersendiri, setiap hari banyak warga lokal dan pendatang yang berkunjung ke Masjid Taqwa untuk melaksanakan sholat, atau sekedar berfoto ria. Bagi anak-anak muda area Masjid Taqwa menjadi spot favorit untuk melakukan swafoto. Menara Masjid yang tinggi menjulang berdampingan dengan kubah masjid yang begitu kokoh memberikan kesan mentereng bagi yang melihatnya, untuk arsitektur bagian dalam masjid atap masjid dilukis menyerupai bentuk bunga dengan paduan warna yang indah. Dinding bagian barat masjid terdapat Kaligrafi bertuliskan lafadz Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Pada bagian luar terdapat lampu dengan lafadz  Asmaul Husna yang mengelilingi masjid sekaligus taman merdeka. Luasnya konstruksi masjid tentu membawa keistimewaan, banyak sisi ruang yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya.

 

Referensi:

Hartanto. Masjid Taqwa Metro dalam Kenangan dalam hartanto.wordpress.com

Nugraha, M. Catur. 2016. Masjid Taqwa Kota Metro Lampung dalam www.jelajahsumbar.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar